Laman

Selasa, 21 Agustus 2012

SALAT JAMA' QASAR MAGRIB DAN ISYA DI ARAFAH TANGGAL 10 DZULHIJJAH


DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM
Pada Sidang Dewan Hisbah Lengkap
Di Gedung Haji Qanul Manazil, Ciganitri Bandung
Tentang:
" SALAT JAMA' QASAR MAGRIB DAN ISYA DI ARAFAH TANGGAL 10 DZULHIJJAH"
بسم الله الرحمن الرحيم
Dewan Hisbah Persatuan Islam setelah:

MENGINGAT :

Hadits Nabi SAW :
فَأَجَازَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- حَتَّى أَتَى عَرَفَةَ فَوَجَدَ الْقُبَّةَ قَدْ ضُرِبَتْ لَهُ بِنَمِرَةَ فَنَزَلَ بِهَا حَتَّى إِذَا زَاغَتِ الشَّمْسُ أَمَرَ بِالْقَصْوَاءِ فَرُحِلَتْ لَهُ فَأَتَى بَطْنَ الْوَادِى فَخَطَبَ النَّاسَ .....ثُمَّ أَذَّنَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى الْعَصْرَ وَلَمْ يُصَلِّ بَيْنَهُمَا شَيْئًا ثُمَّ رَكِبَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- حَتَّى أَتَى الْمَوْقِفَ فَجَعَلَ بَطْنَ نَاقَتِهِ الْقَصْوَاءِ إِلَى الصَّخَرَاتِ وَجَعَلَ حَبْلَ الْمُشَاةِ بَيْنَ يَدَيْهِ وَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ فَلَمْ يَزَلْ وَاقِفًا حَتَّى غَرَبَتِ الشَّمْسُ

"Lalu Rasulullah saw. melewati hingga sampai di Arafah, kemudian beliau mendapati tenda yang telah dibuat baginya di Namirah, lalu beliau singgah di sana, ketika matahari tergelincir, beliau menyuruh membawa kendaraannya, lalu ditunggangi menuju ke pusat lembah tersebut, kemudian beliau berkhutbah, .... kemudian dikumandangkan adzan lalu iqamah, kemudian beliau salat Dzuhur kemudian iqamah, lalu beliau salat Ashar, dan tidak ada salat apapun di antara keduanya, kemudian Rasulullah SAW naik (kendaraannya) berangkat menuju tempat wukuf, lalu beliau menderumkan perut unta Qashwa itu pada batu besar dan tali jalannya di hadapaannya, lalu beliau menghadap kiblat, beliau tidak henti-hentinya wukuf sampai terbenam matahari". H.r. Muslim

Kamis, 16 Agustus 2012

HUKUM TASAWUF


KEPUTUSAN SIDANG DEWAN HISBAH
TENTANG
POSISI TASAWUF DALAM AJARAN ISLAM

Dewan Hisbah Persatuan Islam (PERSIS) dalam sidangnya pada hari jum’at tanggal 2 jumadits tsaniyah 1421 H/ 1 September 2000 di Sumedang, Jawa Barat, setelah
MEMPERHATIKAN :
1.       Makalah dari ust. Aceng Zakaria dan Prof. Dr. H. juhaya S.Praja tentang maslah tersebut :
2.       Pembahasan yang disampaikan oleh seluruh anggota Dewan Hisbah.
MENIMBANG :
1.       Bahwa sumber ajaran Islam adalah Al Qur’an dan As sunnah.
2.       Bahwa Rasulallah saw. Adalah uswah hasanah bagi umat Islam, baik di bidang aqidah, ibadah, muamalah, akhlak dan sebagainya;
3.       Bahwa hanya Allah lah yang mengetahui urusan ghaib;
4.       Bahwa istilah “tashawwuf” dan “sufi” sampai saat ini tidak pernah ada kejelasan dasar dan asal usulnya;